Friday, September 16, 2011

Joan Loves.... Antologi Rasa

Yo, minna-san! Apa kabar.. Huhuhu,udah balik kuliah lagi neh (norak!baru seminggu,udah sedih..hahaa) dan gue disambut dengan tugas yang 'menyenangkan' untuk semester ini. Btw..ga kerasa..ini adalah TAHUN TERAKHIR gue!!! Firasat baru kemaren deh kayaknya merasakan ikutan PPAM anak ARS sampe ga bobo dan sampe dibawa ke Carolus gara2 badan yang syok diforsir abis2an..haha eh eh,sekarang udah jadi angkatan paling tua di kelas Lighting sama Kapsel..eh eh eh eh eh eh,kok malah curcol sih ini?!

Oke,gomen ne..haha

Hari ini gue ingin meng-share metropop yang baru gue selesai baca minggu lalu. Judul buku novelnya tidak lain dan tidak bukan adalah ANTOLOGI RASA by Ika Natassa.


Sinopsis


K e a r a
We’re both just people who worry about the breaths we take, not how we breathe.
How can we be so different and feel so much alike, Rul?
Dan malam ini, tiga tahun setelah malam yang membuatku jatuh cinta, my dear, dan aku di sini terbaring menatap bintang-bintang di langit pekat Singapura ini, aku masih cinta, Rul.  Dan kamu mungkin tidak akan pernah tahu.
Three years of my wasted life loving you.

R u l y
Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah bahwa sampai sekarang gue merasa mungkin satu-satunya momen yang bisa mengalahkan senangnya dan leganya gue subuh itu adalah kalau suatu hari nanti gue masuk ke ruangan rumah sakit seperti ini dan Denise sedang menggendong bayi kami yang baru dia lahirkan. Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah rasa hangat yang terasa di dada gue waktu suster membangunkan gue subuh itu dan berkata, “Pak, istrinya sudah sadar,” dan bahwa gue bahkan tidak sedikit pun berniat mengoreksi pernyataan itu.  Mimpi aja terus, Rul.

H a r r i s
Senang definisi gue: elo tertawa lepas. Senang definisi elo?  Mungkin gue nggak akan pernah tahu. Karena setiap gue mencoba melakukan hal-hal manis yang gue lakukan dengan perempuan-perempuan lain yang sepanjang sejarah tidak pernah gagal membuat mereka klepek-klepek, ucapan yang harus gue dengar hanya, “Harris darling, udah deh, nggak usah sok manis. Go back being the chauvinistic jerk that I love.
That’s probably as close as I can get to hearing that she loves me.

Tiga sahabat. Satu pertanyaan.  What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?

The Reason I love This Book..

EVERYTHING!WHAT'S NOT TO LOVE?!

1) Gaya bahasanya enak banget untuk dibaca. I spent my whole 3 days (yeah,i'm slow on reading novels haha) menggalau dan gregetan membaca buku yang satu ini. Untuk akhirnya sendiri juga sedikit mengejutkan.. haha

2) Tokoh2nya tuh unyuu.. I can sooooo relate my self to what the character's been through..you know, the one sided love department. Gue ngerti banget perasannya si Keara kepada Rully dan gimana rasanya suka sama orang lamaaa banget,tapi orang yang yang lo suka cuma menganggap lo sekedar temen,plus pusingnya udah bertahun-tahun suka,memutuskan untuk enggak suka lagi, tapi tetep aja akhirnya masih suka. Keara is so my role model. So starting the day I finished the book, I decided to know what to do with my 'crush'..hihi tuh kan curcol lagi. Bukunya mancing sih.haha

Oh iya,gue juga C.I.N.T.A sama Harris si tipikal womanizer yang ganteng and so on..Karakter cowok yang satu ini jelas adalah impian semua cewek ya.You know, he's a player,a bad boy,he's screwing with pretty much every girl in town,and yet he becomes a fool and romantic when it comes to the girl he loves.. Aww~~~

3) There are so many quotes yang bagus2,tapi yang paling nancep di hati gue adalah :
"Puoi solo dire,che piu ti fa soffrire,piu ancora l'amerai",

yang artinya "All you’ll know for sure is the more she makes you suffer, the more you find you love her."  Begitu gue baca quote ini, gue cuma langsung ngebayang cowok who's messing aroung with my mind and responsible for my breaking heart, lalu hanya bisa menggumam, "DAMN, IT'S TRUE!" haha :)

Oh, did I mention, gara2 baca buku ini,beberapa hari yang lalu pas lagi ngegym di CF kebetulan Star Sport nayangin iklan Grand Prix F1 2011 di Singapore, sumpah gue langsung keinget sama Harris.  Pulangnya, gue ngaduin kejadian ini ke  temen gue sambil mention si penulis,eh diretweet sama lho! Haha, emang gue suka lebai kalau tweet gue dibales sama orang terkenal. Harap maklum,saya suka starstruck XD.



Oh well, yang jelas gue jadi ga sabar menantikan buku berikutnya Ika Natassa...

PS: bagi yang memuja-muja si Harris Risjad dan masih belum puas cuma ngebaca sosok Harris di novelnya, jangan sedih ya. Ika Natassa sama temennya iseng bikin accountnya harris (@harrisrisjad)...lumayanlah jadi asupan kelabilan.Gue sih berharapnya itu juga sekalian jadi sekuelnya antalogi rasa hahaha. Oh iya! caution: tweetnya bisa bikin ketagihan. buktinya si silvi belum lengkap rasanya hari ini kalo belum baca tweet 'narsis but sweet'nya harris.*padahal gue juga XD

No comments:

Post a Comment